
Pengembangan produk cokelat baru juga merespon kebutuhan gizi atau pola makan konsumen modern. Misalnya penambahan bahan alami atau flavoran baru, seperti halnya vanila alami yang sekarang lebih banyak digunakandalam produk-produk cokelat dibandingkan flavor vanila.
Pada saat suatu industri mulai melakukan formulasi baru atau mengembangkan produk cokelatnya, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, yaitu: (i) jenis cokelat apa yang akan dibuat, apakah milk chocolate atau white chocolate?; (ii) sebagai apa cokelat tersebut digunakan: apakah sebagai moulded (cokelat cetak), dipped (pencelup) atau enrobed (pelapis)?; (iii) Bagaimana karakteristik alir yang diperlukan untuk produk?; (iv)erapa ukuran partikel cokelat yang diperlukan?: (v) berapa jumlah padatan (dari kakao dan susu) yang digunakan?; (vi) siapa target pasar produk cokelat baru tersebut? serta apakah produknya bersifat premium atau berharga murah?; (vii) bahan-bahan apa lagi yang harus digunakan untuk membuat formula baru cokelat tersebut?; berapa harga yang akan ditawarkan?.
Lebih lengkapnya silakan baca di Foodreview Indonesia edisi Mei 2015: Confentionery, Bitter Sweet Appeal of Chocolate.
Pembelian & Berlangganan hubungi kami : langganan@foodreview.co.id / 0251 8372 333 / WA 0811 1190 039

