Penentuan Suhu dan Lama Prosess Ultra High Temperature (UHT)

Hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam mendesain proses aseptis adalah kombinasi suhu dan waktu proses sesuai tujuan yang hendak dicapai pada produk, misalnya untuk inaktivasi lipase, penurunan tiamin, inaktivasi protease, dan lain sebagainya (Gambar 1). Proses in-container sterilization biasanya terdapat pada kisaran suhu 110-1300C dengan waktu ribuan detik atau satuan jam. Sementara itu, proses UHT menggunakan suhu sekitar 1400C dalam waktu kisaran detik. 

Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB< Eko Hari Purnomo menerangkan bahwa prinsip kerja sistem aseptis adalah produk yang diproses dengan kondisi yang aseptis sehingga menghasilkan produk yang steril. Di sisi lain, kemasan juga memperoleh perlakukan dengan tingkat aseptis yang sama sehingga produk aseptis merupakan produk yang dikemas secara hermetis di mana produk dan kemasan dalam kondisi yang steril. Jenis produk ini sebagian besar merupakan produk cair. Bahan pangan tersebut mulanya dipanaskan sampai tingkat suhu yang diinginkan, kemudian dipertahankan (holding) pada suhu tersebut selama beberapa detik di mana kondisi produk tetap mengalir. Selanjutnya, bahan pangan didinginkan dan dikemas dengan pengemasan aseptis. 

Lebih lengkapnya silahkan baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi "Food Safety By Design", November 2017