Inovasi merupakan salah satu pendukung kunci sukses
perusahaan. Agar terus tumbuh dan berdaya saing, industri
pangan perlu terus berinovasi.
Sebanyak 84% eksekutif
dunia percaya bahwa
inovasi sangat penting bagi
kemajuan bisnisnya. Namun
dari angka tersebut, hanya 6%
yang puas terhadap kinerja
inovasinya. Selain itu, data yang
ada menunjukkan, hanya 10%
produk yang pernah dibuat
yang mencapai tahap consumer
testing. Dari angka tersebut,
hanya 10% yang diluncurkan ke
pasaran. Dan hanya 20% dari
produk yang diluncurkan ke
pasar yang dapat bertahan. Hal
ini menggambarkan, inovasi
memerlukan komitmen dan
keseriusan. Sebab tidak semua
produk yang dihasilkan dapat
memasuki tahap komersialisasi.Setiap produk pada dasarnya
memiliki
life cycle tersendiri, yang
terdiri dari tahap pengenalan
(introduction),
pertumbuhan,
growth, maturity,
dan penurunan
(decline)
(lihat Gambar 1). Untuk
mempertahankan pendapatan
dan profi t, industri perlu menjaga
agar tahap
growth dan maturity
selama mungkin. Cara lain yang
bisa dilakukan oleh perusahaan
adalah dengan melakukan
inovasi. Kehadiran produk
baru dapat menutupi tahap
penurunan produk lama, sehingga
pendapatan dan keuntungan
perusahaan lebih terjaga
Oleh: Suseno Hadi Purnomo,
Pemimpin Umum
FOODREVIEW INDONESIA
Selengkapnya artikel ini dapat dibaca di majalah FOODREVIEW INDONESIA edisi Juli 2015, yang dapat diunduh di www.foodreview.co.id

