Folat adalah istilah
umum bagi salah satu
anggota grup vitamin B,
yang merupakan sekumpulan
turunan bermacam-macam
senyawa tetrahidrofolat, dan
secara alami terkandung
dalam bahan pangan.
Sedangkan asam folat adalah
bentuk senyawa sintetik
vitamin B folat yang juga
dikenal sebagai folacin,
pteroylglutamic acid atau
vitamin B9.
Asam folat banyak
digunakan dalam
suplemen pangan
atau untuk fortifi kasi bahan
pangan. Molekul folat terdiri
dari tiga gugus yaitu pteridin
suatu cincin yang mengandung
atom nitrogen, para amino asam benzoat (PABA) dan asam
glutamat. Tubuh manusia tidak
dapat mensintesis struktur folat,
sehingga membutuhkan asupan
dari makanan. Menurut Peraturan
Menteri Kesehatan Republik
Indonesia nomor 75 tahun 2013,
angka kecukupan gizi (AKG) folat untuk bangsa Indonesia dewasa
laki-laki dan perempuan adalah
400 mikrogram per orang per hari.
Untuk wanita hamil diperlukan
tambahan folat sebanyak 200
mikrogram per orang per hari,
sedangkan untuk ibu menyusui
diperlukan tambahan folat sebanyak 100 mikrogram per
orang per hari.
Oleh: Prof (em) Dr Ir Deddy Muchtadi,MS
Departemen Ilmu & Teknologi Pangan
FATETA, Institut Pertanian Bogor
Selengkapnya artikel ini dapat dibaca di majalah FOODREVIEW INDONESIA edisi Mei 2015, yang dapat diunduh di www.foodreview.co.id

