Teh hijau berasal dari
tanaman Camellia sinensis.
Sejatinya, teh hijau telah
lama dikonsumsi di berbagai
belahan dunia. Keunggulan teh
hijau terletak pada komponen
bioaktifnya yang memberi manfaat
kesehatan. Selain itu, teh hijau
juga dikenal memiliki flavor khas
dan unik. Oleh sebab itu, banyak
industri yang kemudian tergoda
dengan menjadikan “teh hijau”
sebagai salah satu ingridien dalam
produknya. Tujuannya adalah
mengambil komponen bioaktif
yang terdapat dalam teh hijau,
dan/atau mendapatkan flavor
teh hijau. Hasilnya, beberapa
produk dengan flavor teh hijau
mendapat sambutan yang hangat
dari konsumen. Bahkan selain
dalam bentuk natural, kini industri
pangan juga bisa mendapatkan
flavor teh hijau dalam bentuk
sintetik.
Green vs brown flavor notes
Studi mengenai flavor teh hijau
telah banyak dilakukan. Pada
intinya adalah flavor teh hijau
banyak dipengaruhi oleh jenis,
budidaya, faktor alam, dan juga
tahapan pengolahan. Lee dkk
(2007) mengungkapkan, secara
umum terdapat dua jenis karakter flavor pada teh hijau, yaitu green
(vegetative) dan brown.
Oleh: Fri-09
Selengkapnya artikel ini dapat dibaca di majalah FOODREVIEW INDONESIA edisi Maret 2015, yang dapat diunduh di www.foodreview.co.id

